A. Penelitian Kuantitatif atau Nalar Deduktif-Hipotektikal
Penulisan tesis untuk penelitian yang membangun pernyataan/kerangka hipotetikal dapat disajikan dengan format sebagai berikut:Sistematika Penulisan Tesis
Judul TesisJudul penelitian berisi pernyataan yang secara spesifik mencerminkan isi penelitian yang dilakukan (mencerminkan konsep atau hubungan antarkonsep dari gejala/fenomena yang diteliti).
Lembar Pengesahan
Tanda persetujuan Komisi Pembimbing atau Promotor yang menyatakan bahwa tesis/disertasi layak diujikan.
Lembar Pernyataan
Lembaran ini berisi penyataan tentang:
Tesis yang diajukan adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar akademik (magister di universitas/perguruan tinggi manapun).
Tesis adalah murni gagasan, rumusan dan penelitian penulis sendiri tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan tim pembimbing atau tim promotor.
Pada tesis tidak terdapat karya-karya atau pendapat yang telah ditulis atau dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas mencamtumkannya sebagai acuan dan menuliskannya sumber acuan tersebut dalam daftar pustaka.
Persetujuan dari komisi etik penelitian bagi yang mempersyaratkan.
Abstract/Abstrak
Mencerminkan seluruh isi tesis dengan mengungkapkan intisari permasalahan penelitian, pendekatan yang digunakan atau kerangka pemikiran, metode penelitian, temuan penelitian, dan kesimpulan. Uraian ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, masing-masing tidak lebih dari 500 kata.
Kata Pengantar
Bagian ini mengemukakan pokok-pokok persoalan yang diteliti. Selain ini, dapat pula dikemukakan hal-hal seperti: kesulitan sewaktu melakukan penelitian dan hal-hal yang memperlancar pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis/disertasi serta pernyataan ungkapan rasa terima kasih kepada pelbagai pihak atas terlaksananya penelitian dan penulisan tesis.
Daftar Isi
Susunan isi tesis sesuai dengan tata urut atau sistematika penulisan tesis. Yang masuk “Daftar Isi” hanya tajuk-tajuk sesudah “Daftar Isi”.
Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lambang, Daftar Singkatan dan Daftar LampiranA. Penelitian Kuantitatif atau Nalar Deduktif-Hipotektikal.
Penulisan tesis untuk penelitian yang membangun pernyataan/kerangka hipotetikal dapat disajikan dengan format sebagai berikut:
BAB I: Pendahuluan
1.1. Latar Belakang Penelitian
Mengemukakan hal-hal yang menjadi latar belakang pemilihan topik penelitian, termasuk signifikansi pemilihan topik penelitian tersebut; penelitian dapat diangkat dari gejala empiris atau permasalahan praktis dan/atau permasalahan teoritis. Mengemukakan dan meletakkan penelitian yang dilakukan dalam peta keilmuan yang menjadi perhatian peneliti; menunjukkan penelitian-penelitian terdahulu yang dilakukan oleh peneliti dan peneliti-peneliti lain yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.
1.2. Identifikasi Masalah
1.3. Rumusan Masalah atau
Merumuskan masalah penelitian (research problem) dan mengemukakan pernyataan masalah (problem statement).
1.4 Tujuan Penelitian
Mengemukakan tujuan penelitian yang dilakukan. Pada penelitian deduktif–hipotetikal, tujuan penelitian lazimnya adalah menjelaskan/mengukur hubungan (asosiasi atau kausalitas) antarvariabel yang menjadi perhatian dalam studi.
1.5. Kegunaan Penelitian atau Manfaat Penelitian
Mengungkapkan secara spesifik kegunaan yang dapat dicapai dari: Aspek teoritis (keilmuan) dengan menyebutkan kegunaan teoritis apa yang dapat dicapai dari masalah yang diteliti. Aspek praktis (guna laksana) dengan menyebutkan kegunaan apa yang dapat dicapai dari penerapan pengetahuan yang dihasilkan penelitian ini.
BAB II: Kajian Pustaka, Kerangka Pemikiran dan Hipotesis
Bab ini menyajikan kajian pustaka, kerangka pemikiran dan hipotesis.
2.1. Kajian Pustaka
Melakukan kajian kepustakaan yang relevan dengan masalah penelitian. Pada bagian ini dilakukan kajian/diskusi mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Kajian pustaka berfungsi membangun konsep atau teori yang menjadi dasar studi.
2.2. Kerangka Pemikiran
Pada dasarnya kerangka pemikiran diturunkan dari (beberapa) konsep/teori yang relevan dengan masalah yang diteliti, sehingga memunculkan asumsi-asumsi dan/atau proposisi, yang dapat ditampilkan dalam bentuk bagan alur pemikiran, yang kemudian kalau mungkin dapat dirumuskan ke dalam hipotesis operasional atau hipotesis yang dapat diuji.
2.3. Hipotesis
Hipotesis adalah pernyataan tentatif tentang hubungan antara beberapa variabel. Pada penelitian kuantitatif, hipotesis lazim dituliskan dalam sub-bab tersendiri (lihat penjelasan tentang Kerangka Pemikiran).
BAB III: Metodologi
Menguraikan paradigma/pendekatan/metode yang dipergunakan dalam penelitian. Uraian mencakup, tapi tidak terbatas pada, hal-hal sebagai berikut: Uraian tentang rancangan penelitian yang dipilih. Prosedur pengambilan/pemilihan sampel dan penentuan unit analisis. Sumber dan teknik pengumpulan data serta instrumen penelitian. Pengolahan dan analisis data termasuk (uji) validitas data yang sesuai dengan rancangan penelitian yang diusulkan. Lokasi dan waktu penelitian. Pada beberapa disiplin di bidang ilmu-ilmu eksakta, bab ini diberi judul “BAHAN/OBJEK DAN METODE PENELITIAN”. Sesuai dengan judul tersebut, uraian pada bab ini dimulai dengan uraian tentang bahan, subjek, dan objek penelitian di dalam bagian yang diberi sub-judul “Bahan/Objek Penelitian”. Kemudian dilanjutkan dengan uraian yang diberi sub-judul “Metode Penelitian”; uraian memuat butir-butir seperti pada paradigma/pendekatan/metode di atas.
BAB IV: Hasil dan Pembahasan
Bab ini menyajikan hasil penelitian dan pembahasan. Pada praktiknya, hasil dan pembahasan dapat disajikan dalam beberapa bab sesuai kebutuhan. Sehubungan dengan ini, jumlah dan judul bab disesuaikan pula dengan kebutuhan. Uraian hasil dan pembahasan dapat disajikan dalam bab atau sub-bab terpisah atau setiap bab atau sub-bab dapat sekaligus menyajikan data dan pembahasan sesuai dengan topik/pokok persoalan bab/sub-bab. Dalam menyajikan hasil dan pembahasan, uraian dapat didahului dengan gambaran tentang lokasi/setting/objek penelitian yang relevan dengan permasalahan penelitian. Uraian ini dapat disajikan dalam bab atau sub-bab tersendiri: Bila uraian hasil dan pembahasan disajikan hanya dalam 1 bab, maka sub-bab 4.1 menguraikan Hasil Penelitian yang dapat dimulai pembahasan tentang Gambaran Umum Lokasi Penelitian, sementara uraian tentang Pembahasan berikutnya disajikan dalam sub-bab 4.2. dan seterusnya. Bila uraian hasil dan pembahasan disajikan dalam lebih dari 1 bab, maka
Bab IV Hasil Penelitian
Menguraikan hasil penelitian yang dapat dimulai pembahasan tentang Gambaran Umum Lokasi Penelitian, dan pembahasan hasil penelitian
BAB V: Simpulan dan Saran
Bab ini menyatakan pemahaman peneliti tentang masalah yang diteliti berkaitan dengan tesis/disertasi berupa simpulan dan saran.
5.1. Simpulan
Sub-bab ini menyatakan temuan-temuan penelitian berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan.
5.2. Saran
Sub-bab ini menyatakan saran teoritis tentang apa yang perlu diteliti lebih lanjut untuk pengembangan ilmu pengetahuan dari bidang ilmu yang dikaji, serta saran praktis yang terkait dengan penyataan penerapan ilmu pengetahuan terkait. Bila bagian hasil dan pembahasan disajikan dalam lebih dari 1 (satu) bab, maka penomoran bab simpulan dan saran disesuaikan dengan jumlah bab yang ditulis sebelumnya (bab simpulan dan saran adalah bab terakhir dari Tesis).
Daftar Pustaka
Daftar dari seluruh kepustakaan yang digunakan/dirujuk dalam teks.
Lampiran
Berisi lampiran data atau hal lainnya yang relevan dengan permasalahan penelitian, yang dianggap penting untuk disertakan, dimulai dengan DALIL, selanjutnya misalnya lampiran data dasar, perhitungan statistik, angket/kuesioner dan pedoman wawancara, foto, peta lokasi, riwayat hidup penulis dan persetujuan komisi etik bagi yang mensyaratkan.
No comments:
Post a Comment